Minggu, 09 Maret 2014

Kutipan dan Catatan Kaki


Pada artikel ini, saya hanya akan membahas mengenai catatan kaki dan kutipan dengan rumusan masalahnya adalah “Bagaimana cara penggunaan dan penulisan kutipan dan catatan kaki?” yang bertujuan membantu pembaca memahami pentingnya pencatatan sumber dalam suatu karya ilmiah.

Sebelum membahas rumusan masalah, penulis akan membahas mengenai definisi dan teori – teori yang berhubungan dengan kutipan dan catatan kaki.

KUTIPAN
Kutipan merupakan pinjaman kalimat atau pendapat seseorang dari seorang pengarang atau seseorang yang sangat terkenal, baik terdapat dalam buku, surat kabar, majalah, atau media elektronika. Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.

Fungsi Kutipan
Kutipan adalah pengokohan argumentasi dalam sebuah karangan. Seorang penulis tidak perlu membuang waktu untuk menyelidiki suatu hal yang sudah dibuktikan kebenarannya oleh penulis lain, penulis cukup mengutip karya orang lain tersebut. Dengan demikian kutipan memiliki fungsi sebagai:
  • Untuk menegaskan isi uraian.
  • Membuktikan kebenaran dari sebuah pernyataan yang dibuat oleh penulis
  • Memperlihatkan kepada pembaca materi dan teori yang digunakan.
  • Memudahkan penilaian penggunaan sumber data.
  • Menunjukkan bagian atau aspek topik yang akan dibahas
  • Mencegah penggunaan dan pengakuan bahan tulisan orang lain sebagai milik sendiri (plagiat).
Berdasarkan fungsi di atas seorang penulis harus memperhatikan hal-hal berikut:
  1. Penulis mempertimbangkan bahwa kutipan itu perlu
  2. Penulis bertanggung jawab penuh terhadap ketepatan dan ketelitian kutipan
  3. Kutipan dapat terkait dengan penemuan teori
  4. Jangan terlalu banyak mempergunakan kutipan langsung
  5. Penulis mempertimbangkan jenis kutipan, kutipan langsung atau kutipan tak langsung
  6. Perhatikan teknik penulisan kutipan dan kaitannya dengan sumber rujukan

Jenis-Jenis Kutipan
Kutipan Langsung
Kutipan langsung merupakan mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah.

Cara penulisannya sebagai berikut :
a) Kutipan yang panjangnya kurang dari empat baris dimasukkan kedalam teks,
  • Diketik seperti ketikan teks
  • Diawali dan diakhiri dengan tanda (“)
  • Sumber rujukan ditulis langsung sebelum atau sesudah teks kutipan
b) Kutipan yang terdiri dari empat baris atau lebih,
  • Diketik satu spasi
  • Dimulai tujuh ketukan dari batas tepi kiri
  • sumber rujukan ditulis langsung sebelum teks kutipan

Cara Mengutip
a) Kutipan yang panjangnya tidak lebih dari empat baris:
  • Kutipan diintegrasikan dengan teks
  • Jarak antar baris kutipan dua spasi
  • Kutipan diapit dengan tanda kutip
  • Sesudah kutipan selesai, langsung di belakang yang dikutip dalam
  • Tanda kurung ditulis sumber dari mana kutipan itu diambil, dengan
  • Menulis nama singkat atau nama keluarga pengarang, tahun terbit,
  • Dan nomor halaman tempat kutipan itu diambil
b) Kutipan yang panjangnya lebih dari empat baris:
  • Kutipan dipisahkan dari teks sejarak tiga spasi
  • Jarak antar baris kutipan satu spasi
  • Kutipan dimasukkan 5-7 ketukan, sesuai dengan alinea teks
  • Pengarang atau pengutip. Bila kutipan dimulai dengan alinea baru,
  • Maka baris pertama kutipan dimasukkan lagi 5-7 ketukan
  • Kutipan diapit oleh tanda kutip atau tidak diapit tanda kutip
  • Di belakang kutipan diberi sumber kutipan {seperti pada 1}

Kutipan Tidak Langsung
Kutipan tidak langsung merupakan kutipan yang mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.

Adapun cara penulisannya sebagai berikut :
  • Kalimat-kalimat yang mengandung kutipan ide tersebut ditulis dengan spasi rangkap sebagaimana dengan teks biasa
  • Semua kutipan harus dirujuk
  • Sumber-sumber rujukan harus ditulis sebelum atau sesudah kalimat-kalimat yang mengandung kutipan

Cara Mengutip :
  • Kutipan diintegrasikan dengan teks
  • Jarak antar baris kutipan spasi rangkap
  • Kutipan tidak diapit tanda kutip
  • Sesudah selesai diberi sumber kutipan

CATATAN KAKI (FOOT NOTE)
Catatan kaki adalah keterangan mengenai referensi atau isi yang ditempatkan di kaki tulisan. Catatan ini diperlukan selain untuk menunjukkan tempat/ sumber kutipan, menguatkan pendapat yang kita kemukakan, memberi referensi silang (croos-references), juga sebagai  tempat memberi komentar atau tanggapan terhadap suatu pendapat. Sehubungan dengan fungsinya tersebut, catatan kaki dibedakan atas:
  • Catatan Kaki Referensi: berisi tentang catatan sumber yang dikutip
  • Catatan Kaki Isi : berisi penjelasan, komentar terhadap konsep yang kita kutip atau catatan tambahan yang sifatnya melengkapi tulisan.
Penempatan catatan kaki referensi, di kaki tulisan setiap halaman yang bersangkutan, tetapi dapat juga diletakkan pada akhir keseluruhan tulisan (setelah kesimpulan). Catatan tersebut lazim disebut catatan akhir atau end note. Teknik penulisannya sama dengan catatan kaki.

Fungsi Catatan Kaki
Fungsi catatan kaki dan catatan belakang ini tidak hanya untuk menunjukkan sumber kutipan, tetapi ada beberapa fungsi lain. Jadi, ada empat fungsi  catatan kaki, yaitu :
  • Sebagai Pembuktian, menunjukkan tempat/sumber bahwa yang disebutkan pada tulisan telah dibuktikan orang lain.
  • Memberi apresiasi, penghargaan, rasa terima kasih pada orang yang telah dikutipnya
  • Menyampaikan keterangan tambahan, memperkuat uraian di lura persoalan dalam teks, biasanya berupa: inti cerita, informasi tambahan, pandangan lain, komentar, penjelasan tidak penting, dan sebagainya.
  • Merujuk bagian lain dalam tulisan, referensi melihat bagian lain dalam tulisannya, biasanya dengan singkatan-singkatan tertentu

Teknik Pengetikan Catatan Kaki Isi:
Pengetikan catatan kaki isi merupakan salah satu konvensi penulisan karya ilmiah. Adapun tekniknya sebagai berikut:
  • Catatan kaki harus ditulis pada tempat yang sama dengan pencantuman nomor catatan kaki.
  • Nomor harus ditempatkan dengan menggunakan angka arab dan berurutan tiap bab.
  • Pergantian bab diikuti pula pergantian nomor catatan kaki.
  • Nomor diletakkan setengah spasi di atas teks ( atau superscript )
  • Jarak ketik antarbaris satu spasi.
  • Jarak ketik antar nomor (sumber) dua spasi.

Perbedaan Kutipan dan Catatan Kaki
Tidak ada perbedaan fungsi kutipan dengan catatan kaki, yaitu sama – sama mencantumkan sumber referensi yang ada pada suatu karya tulis dan juga membantu menguatkan suatu hasil karya tulis serta memperjelas uraian permasalahannya, perbedaannya kutipan hanya digunakan untuk memperkuat pendapat penulis melalui teori – teori yang sudah ada, sedangkan catatan kaki memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai suatu pernyataan orang lain yang digunakan yang diletakkan terpisah dari pendapat penulis. Tempat memperluas pembahasan yang diperlukan diletakkan pada diakhir halaman karena tidak relevan jika dimasukkan di dalam teks. Perbedaan lebih lanjut tentang kutipan dan catatan kaki dapat dilihat sebagai berikut :

Secara Umum
Kutipan : Memberikan referensi singkat teori/pendapat yang digunakan penulis
Catatan Kaki : Memberikan referensi dan penjelasan lebih lanjut tentang teori/pendapat yang digunakan penulis

Unsur Penulisan
Kutipan
(1) Nama belakang pengarang.
(2) Tahun penerbitan
(3) Nomer halaman

Catatan Kaki
(1) Nama pengarang (editor, penterjemah), ditulis dalam urutan biasa, diikuti koma (.)
(2) Judul buku, ditulis dengan huruf kapital (kecuali kata-kata tugas), digarisbawahi.
(3) Nama atau nomor seri, kalau ada. 
(4) Data publikasi :

  • (a) Jumlah jilid, kalau ada.
  • (b) Kota penerbitan, diikuti titik dua ditulis.
  • (c) Nama penerbit, diikuti koma di antara.
  • (e) Tahun penerbitan. tanda kurung.
5) Nomor jilid kalau perlu.
 

Letak Penulisan
Kutipan : Keterangan kutipan diletakkan di setiap akhir kutipan.
Catatan kaki : Dapat ditempatkan langsung di belakang bagian yang diberi keterangan ( catatan kaki langsung) dan diteruskan dengan teks dengan penomoran. Keterangan referensi diletakkan di bagian bawah (kaki) halaman atau pada akhir setiap bab dengan memberi batas garis.


Contoh Kutipan dan Catatan Kakai 
(http://www.scribd.com/doc/47625477/eBook-Makna-Kebangkrutan-Amerika)

Sumber :
http://www.academic.ibs.ac.id/admin/download/KUTIPAN%20DAN%20SISTEM
%20RUJUKAN.pdf
http://www.salahlangkah.com/2013/03/contoh-menulis-catatan-kaki-yang-
benar.html

0 komentar:

Posting Komentar

 
;