Keadilan adalah kondisi kebenaran
ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang.
Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar.
John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik
terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue)
pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem
pemikiran" . Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi
tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil" .
Tampilkan postingan dengan label IBD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IBD. Tampilkan semua postingan
Penderitaan dan kata derita. Kata
derita berasal dari kata bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau
menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak
menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau bathin, atau lahir bathin. Yang
termasuk penderitaan itu ialah keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan,
kekenyangan, kepanasan
Definisi Penderitaan
Kelahiran adalah penderitaan;
menjadi tua adalah penderitaan; penyakit adalah penderitaan; kematian adalah
penderitaan; kesedihan, ratap tangis, rasa sakit, kesengsaraan
(ketidaksenangan) dan keputusasaan adalah penderitaan; tidak memperoleh apa
yang diinginkan adalah penderitaan.
Dengan kata lain Lima kelompok
kehidupan (Pancakhandha) yang dipengaruhi kemelekatan adalah penderitaan.
Definisi Keindahan
Keindahan adalah sesuatu yang mendatangkan rasa sedang bagi yang melihatnya (Leo Tolstoy, pujangga Rusia), keindahan adalah sesuatu yang mendatangkan rasa senang (Humo, pujangga Inggris), dan keindahan adalah sesuatu yang paling banyak mendatangkan rasa senang (Hemsterhuis, pujangga Belanda)
Keindahan adalah sesuatu yang mendatangkan rasa sedang bagi yang melihatnya (Leo Tolstoy, pujangga Rusia), keindahan adalah sesuatu yang mendatangkan rasa senang (Humo, pujangga Inggris), dan keindahan adalah sesuatu yang paling banyak mendatangkan rasa senang (Hemsterhuis, pujangga Belanda)
Keindahan adalah susunan yang teratur dari bagian yang erat antara satu dengan lainnya (Baumgarten, pujangga Jerman), keindahan adalah sesuatu yang memiliki proporsi yang harmonis (Shaftesbury, pujangga Jerman), Keindahan adalah keserasian obyek dengan tujuannya (Emmanuel Kant).
Definisi Kasih Sayang/ Cinta
Kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Apabila suatu hubungan cinta diakhiri dengan sebuah pernikahan maka hal ini akan menimbulkan perasaan yang lebih dewasa lagi dan juga menuntut agar suatu hubungan tersebut lebih bertanggung jawab, perasaan inilah yang disebut dengan kasih sayang. Berbicara soal mengenai kasih sayang tentu tak lepas dari cinta.
Oleh karenanya antara kasih sayang, cinta dan kemesraan tak bisa pisah-pisahkan meskipun semua beda penegertian, sebab semuanya saling mengaitkan. Cinta adalah sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan pada sepasang manusia untuk saling mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, dan saling pengertian. Cinta tidak dapat dipaksakan, cinta juga datang secara tiba-tiba. Cinta memang sangat menyenangkan, tapi kepedihan yang ditinggalkannya kadang berlangsung lebih lama dari cinta itu sendiri. Antara cinta dan benci batasnya amat sangat tipis, tapi dengan cinta dunia yang kita jalani serasa lebih indah, harum dan bermakna.
Pendekatan Kesusastraan dalm Ilmu Budaya Dasar
Manusia wajib mengenal sastra sebab sastra adalah sebuah pengaspresiasikan diri untuk diteladani. Sastra juga menuntut manusia agar manusia mau mempelajari sastra terutama sastra Indonesia. Manusa diberi akal dan pikiran untuk meneladani sastra dengan wujud pengenalan, kesenangan dan keseringan menulis agar manusia mempunyai daya tarik tersindiri dalam dunia sastra.
Ibd sangat terkait dengan kesusastraan sebab ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang diharapkan mampu memberikan pengetahuan dasar dan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan .
Pengertian Kesusastraan
Manusia wajib mengenal sastra sebab sastra adalah sebuah pengaspresiasikan diri untuk diteladani. Sastra juga menuntut manusia agar manusia mau mempelajari sastra terutama sastra Indonesia. Manusa diberi akal dan pikiran untuk meneladani sastra dengan wujud pengenalan, kesenangan dan keseringan menulis agar manusia mempunyai daya tarik tersindiri dalam dunia sastra.
Ibd sangat terkait dengan kesusastraan sebab ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang diharapkan mampu memberikan pengetahuan dasar dan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan .
Pengertian Kesusastraan
Secara
etimologi (menurut asal-usul kata) kesusastraan berarti karangan yang indah.
“sastra” (dari bahasa Sansekerta) artinya : tulisan, karangan. Akan tetapi
sekarang pengertian “Kesusastraan” berkembang melebihi
MANUSIA
Pengertian ManusiaManusia atau orang dapat dipandang dari banyak segi.
Dalam segi Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah) ;
Ilmu Kimia :
Manusia dipandang sebagai kumpulan dari pertikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan sistem yang dimiliki manusia.
Ilmu Fisika :
Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisika yang saling terikat satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi.
Biologi :
Manusia merupakan makhluk biologis yang tergolong dalam golongan mahluk mamalia
Dalam segi Sosial Siciences :
Berdasarkan sumber filsafat yang dianggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan dapat dikelompokkan menjadi tiga :
a. Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah),
meliputi: Fisika, Kimia, Astronomi, Biologi dan lain-lain.
b. Sosial Sciences (Ilmu-ilmu Sosial),
terdiri dari : Sosiologi, Ekonomi, Politik Antropologi, Sejarah, Psikologi, Geografi dan lain-lain.
c. Humanities (Ilmu-ilmu Budaya) meliputi
: Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian dan lain-lain.
Mengikuti
pembagian ilmu pengetahuan seperti tersebut di atas, Maka Ilmu Budaya Dasar
termasuk kelompok pengetahuan budaya (Humanities).
Mengapa
kita harus mempelajari tentang Ilmu-limu Budaya (Humanities) ?
Karena dengan mempelajari
Ilmu-ilmu budaya diharapkan kita bisa menjadi
lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Sebagai contoh jika kita
mempelajari Humanities, kita akan tahu bagaimana cara perperilaku kepada
keluarga, teman bahkan kepada orang yang lebih tua. Dan juga dengan mempelajari
Ilmu-ilmu budaya kita dapat disebut sebagai
homo humanus atau manusia berbudaya
Langganan:
Postingan (Atom)









- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact